Suatu saat..

November 12, 2013 Indahnya pernikahan  No comments

Suatu saat nanti, bila Allah berkehendak, maka akan kutemui waktu dimana tiap pagi akan kulukis senyum termanis di wajahku sembari menyiapkan sarapan dan bekal untuk suamiku. Sebelum ia berangkat maka aku akan mengantarkannya hingga depan pintu, mengecup takzim tangan kanannya lalu mendoakan agar Allah mudahkan jihadnya hari itu. Lalu di sore hari sudah kutunggu ia dengan setia, dengan wajah yang masih ceria, lengkap dengan segelas teh dan pisang goreng hangat buatanku yang sudah menanti untuk dicicipinya.

Suatu saat nanti, bila Allah mengizinkan dan mempercayakan, maka akan bisa kurasakan dan kunikmati masa-masa indah menjadi seorang ibu. Merasakan betapa bahagia sekaligus letihnya mengandung anak kami selama sembilan bulan, merasakan sakit dan indahnya melahirkan, juga menikmati

Read More

When I Met You

November 11, 2013 Indahnya pernikahan  No comments

Aku masih ingat waktu itu, saat pertama kali melihatmu di depan sebuah gedung tua dengan rerimbun cemara di halamannya. Ada yang bilang, cinta bisa datang dari pandangan pertama. Tapi ternyata pertemuan pertama itu hanya cukup menjadi secuil memori  yang ternyata masih kuingat. Cukup membekas, bukan karena sangat berkesan, tapi karena sekarang baru kusadari ternyata jodoh memang rahasia Tuhan.

Siapa sangka engkau yang bahkan awalnya sama sekali tak ingin kukenal justru sekarang menjadi orang yang sangat memahamiku. Engkau yang dulu tampak sangat asing sekarang justru jadi sahabat terbaik dalam tiap episode kehidupan yang kulalui.

Ya, siapa sangka? Bahkan mungkin masing-masing dari kita, di saat pertemuan pertama itu sama sekali tak pernah mengira bahwa telah ada sebuah benang merah yang telah Allaah sambungkan diantara kita berdua. Benar memang, bukan sehari dua hari setelah hari itu kita menyadarinya, tapi justru setelah bertahun lamanya kita tak pernah bertemu.

Read More

Mengapa Ridho Suami itu Surga bagi Para Istri?

September 5, 2013 Indahnya IslamKeluarga  No comments

1. Suami dibesarkan oleh ibu yang mencintainya seumur hidup. Namun ketika dia dewasa, dia memilih mencintaimu yang bahkan belum tentu mencintainya seumur hidupmu, bahkan sering kala rasa cintanya padamu lebih besar daripada cintanya kepada ibunya sendiri.

2. Suami dibesarkan sebagai lelaki yang ditanggung nafkahnya oleh ayah ibunya hingga dia beranjak dewasa.Namun sebelum dia mampu membalasnya, dia telah bertekad menanggung nafkahmu,
perempuan asing yang baru saja dikenalnya dan hanya terikat dengan akad nikah tanpa ikatan rahim seperti ayah dan ibunya.

3. Suami ridha menghabiskan waktunya untuk mencukupi kebutuhan anak-anakmu serta dirimu.Padahal dia tahu, di sisi ALLAH, engkau lebih harus di hormati tiga kali lebih besar oleh anak-anakmu dibandingkan dirinya.Namun tidak pernah

Read More

Acar Segar

June 22, 2013 Culinary  No comments


Makan makanan berkuah santan atau full daging paling enak kalau ada acar sebagai pendampingnya. Biasanya kalau di desa, setiap hajatan menu ini juga ga ketinggalan. Cara membuatnya juga simple banget :)

Bahan:

Read More

Spicy Meatball

June 21, 2013 Culinary  No comments


Akhirnya terjawab sudah rasa penasaran pengen nyoba bikin masakan satu ini. Kalau di Jogja namanya "sambel gelinding", dimasak dengan kacang kapri dan krecek. Salah satu hidangan wajib kalau ada hajatan di desa. Dan yang jelas saya suka banget. hehe. Tapi sayang hasil eksperimen pertama ini rasanya belum begitu mirip dengan yang biasa saya makan di Jogja dulu. Untuk resepnya tentu saya tanya ibu tercinta, alhamdulillaah simpel banget.

Bahan dan bumbu bola daging:
250 g daging sapi giling
2 siung bawang putih
1/2 sdt merica butiran (bisa diganti lada bubuk)
1/2 sdt garam
1 butir telur

Bahan dan bumbu kuah:
1 bungkus santan sun kara ukuran kecil
2 lembar daun salam
2 lembar daun jeruk
1 batang serai, geprek
2 ruas jari lengkuas, geprek
Gula jawa sisir secukupnya
Garam secukupnya
Air secukupnya
Margarin untuk menumis

Bumbu halus untuk kuah:
3 butir bawang merah
2 siung bawang putih
1 butir kemiri
1 ruas jari jahe
1 ruas jari kencur
3 buah cabe rawit merah
2 buah cabe merah besar

Pelengkap:
Daun singkong rebus (saya pakai 1 ikat kecil)
Acar timun, wortel dan nanas

Cara memasak:

Read More

Seorang suami & dapur kesayangan..

June 17, 2013 Indahnya pernikahan  No comments

Wanita itu harus lihai mengurus urusan rumah, piawai memasak, mampu mengatur keuangan, paham psikologi anak dan sebagainya. Iyakah? Saya jadi terngat kalimat Bang Tere, bahwa sebenarnya bahwa semua kemampuan itu bukanlah hal pertama yang harus lebih dulu dikuasai seorang wanita sebelum berumahtangga, tapi justru yang pertama harus dimiliki seorang wanita adalah "kemauan dan kemampuan untuk belajar". Belajar apa? Belajar apa saja, yang kelak akan mendukung peran kita sebagai istri, ibu, guru, chef, manajer dll di rumah kita :)

Tentu saja kemauan dan kemampuan belajar tersebut harus kita usahakan, sejak kita menyadari akan tanggungjawab berat yang akan kita emban. Dan lagi pernikahan sendiri adalah sebuah proses pembelajaran sepanjang hayat selama kita menjalaninya. Jadi bukankah itu artinya menikah itu harusnya membuat kita semakin bersemangat untuk terus meng-upgrade kualitas diri? :D

Read More
1 2 3 39